PAYUDARA merupakan salah satu aset tubuh khas yang mencirikan jati diri seorang perempuan. Operasi pengangkatan payudara (mastektomi) akibat kanker bukan hanya dapat menyebabkan trauma secara fisik, melainkan juga mental dan emosional.
Menurut Eve Marx, seorang pakar seks seperti dikutip situs thirdage.com, seks pascamastektomi adalah masalah pelik. Selain trauma sesungguhnya yang dialami tubuh karena operasi, kondisi mental dan emosional seorang perempuan juga terpengaruh setelah menjalani operasi pengangkatan dan rekonstruksi payudara.
Tergantung bagaimana perasaannya tentang tubuhnya pascaoperasi, mungkin diperlukan beberapa bulan atau lebih bagi seorang perempuan untuk merasa nyaman melakukan hubungan seksual lagi.
Hambatan
Pertama, ada masalah fisik yang perlu ditangani. Rasa nyeri akibat rekonstruksi pascamastektomi sangat nyata dan mampu memadamkan hasrat berhubungan intim. Sakit di area dada tidak dapat dihindari selama beberapa minggu. Proses rekonstruksi juga bisa memakan waktu karena dilakukan selangkah demi selangkah selama periode waktu yang agak lama.
Mungkin ada saatnya ketika puting susu tidak ada, dan bekas luka bedah terasa gatal dan menyebabkan ketidaknyamanan. Selain itu, dapat pula timbul hilangnya sensasi, sebuah konsekuensi yang harus dihadapi oleh setiap pasien pascaoperasi.
Yang paling dikhawatirkan, rekonstruksi ulang payudara bisa menyebabkan kedua pasangan merasakan kecemasan seksual. Komunikasi yang baik dan lancar sangat diperlukan untuk menyampaikan setiap ketakutan satu sama lain. Pihak perempuan mungkin paling memerhatikan penampilannya, sedangkan pasangannya barangkali takut menyentuh dan menyebabkan rasa sakit.
Pasien kanker biasanya mengalami kehilangan libido, dan hal ini tidak berbeda ketika dia berada dalam masa pemulihan setelah mastektomi. Perawatan kemoterapi dan radiasi pascaoperasi mempunyai efek samping yang tidak diinginkan seperti mual, kelelahan ekstrim, dan rambut rontok. Kondisi tersebut, ditambah dengan kehilangan payudara, bisa menjadi pemadam nafsu bercinta.
Depresi pascaoperasi juga sangat umum dialami pasien kanker payudara setelah diagnosis. Depresi, yang sering ditunjukkan dalam sifat lekas marah dan kelelahan, membuat aktivitas seks menjadi tidak menarik lagi.
Tapi, sisi baiknya, rekonstruksi payudara memungkinkan seorang perempuan mendapatkan payudara baru yang lebih sesuai dengan keinginannya. Banyak perempuan melaporkan, meski mereka mungkin sempat mengalami kehilangan sensasi di tempat payudara asli sebelumnya berada, area erotis baru berkembang untuk mengimbangi yang telah hilang.
Tentu dibutuhkan waktu, kesabaran, dan kepekaan untuk menikmati kembali seks setelah mastektomi. Tetapi, hal itu bukan tidak mungkin dilakukan.
Entri Populer
-
1. SEXY SCISSOR Setelah makan malam dengan pasangan, saatnya menikmati “ desert ” yang superseksi. Berbaringlah telentang di at...
-
Inilah tehnik rahasia yang jarang sekali diketahui oleh para Pria, karena kebanyakan pria hanyalah mengandalkan insting & naluri alami,...
-
Hubungan intim yang menggairahkan biasanya melibatkan berbagai variasi ketika bercinta. Karena itu kami ingin membagikan aneka posisi favo...
-
Meskipun berhubungan seks sangat nikmat untuk dirasakan, namun secara umum harus diakui ada beberapa resiko yang mengakibatkannya. Resiko ...
-
Pijat clitoris, keterampilan sensasional yang bisa anda coba saat bercinta dengan pasangan. Banyak pasangan menggunakan tipuan kecil pad...
-
BINGUNG membaca pikiran pasangan ketika sedang horny ? Tandai saja dengan sinyal-sinyal ini. Berbeda dengan pria yang sedikit terbuka, wan...
-
DI luar manfaat untuk ciptakan kenikmatan, seks juga menjadi latihan pengencangan otot dan stamina menjadi fit. Lalu, posisi apa saja ya...
-
Bagaimana sih ciri-ciri wanita atau gadis yang masih perawan? Begitulah pertanyaan yang sering ada di pikiran pria yang sedang pacaran ata...
-
Kami tidak perlu mengatakan kepada Anda bahwa di hari ini dan usia untuk membujuk kekasih Anda untuk fellate Anda dapat sedikit da...
-
BERMINAT untuk menciptakan agenda bercinta yang sensasional? Kuncinya jangan hanya menekankan gerakan seksual, tapi juga perhatikan sisi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar